Selasa, 07 Desember 2010

TINJAUAN PUSTAKA PEMBUATAN LARUTAN

         Larutan adalah suatu campuran yg homogen yg komposisinya dapat berbeda ( salamah,2010 )

         di lihat dari ukuran partikel maka larutan adalah kebalikan dari suspensi dalam suatau larutan semua partikel baik dari solute maupun solven ukuran partikelnya adalah sebesar miolekul atau atom - atom. partikel ini tersebar secara merata antara masing - masing dan menghasilkan  satu fase homogen ( brady, 1999 ).

         larutan di definisikan sebagai zat homogen yg merupakan  campuran dari dua komponen atau lebih yg bisa berupa gas, cair maupun padatan. sifat larutan misalnya warna atau manisnya gula tergantung pada konsentrasi larutan dan suatu larutan dikatakan tidak jenuh jika solut dapat di tambagh untuk memperoleh berbagai larutan yg berbeda dalam konsentrasinya ( sastrohamidjojo, 2005 ).

        sifat - sifat fisik dari larutan di tentukan oleh perbandingan relatif atau konsentrasi dari berbagai komponen larutan telah di bicarakan beberapa cara untuk menyatakan konsentrasi misalkan molarita dan normalita yg merupakan satuan konsentrasi yg berguna memecahkan soal stokiometri dari reaksi yg terjadi pada larutan selain itu telah di ketemukan bahwa beberapa satuan konsentrasi dapat di pakai untuk pengungkapan sifrat fisik dari larutan yg penting untuk di ingat dari satuan konsentrasi adalah bahwa itu merupakan suatu perbandingan ( brady, 1999 )

        mengukur volume larutan adalah jauh lebih cepat di bandingakan dengan menimbang berat suatu zat dengan metode geometri konsentrasi larutan yg tidak di ketahui ( analit ) kemudian di hitung syaratnya adalah reaksi harus berlangsung secaera cepat reaksi berlangsung kuantitatif dan tidak ada reaksi samping
( khopkhar, 2003 ) .

        proses pengenceran adalah mencampurkan larutan pekat dengan cara menambahkan pelarut agar di peroleh volume akhir yg lebih besar ( brady, 1999 ).

       dalam menyatakan konsentrasi suatu larutan selain menggunakan % , mol , M , ada satuan konsentrasai lainnya yaitu ppm ( part per million ) umumnya satuan ppm di gunakan untuk mengencerkan hormon
 ( salamah,2010 ) .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar